SESI 37: Peringatan Banjir Ajaib (Water Level Sensor)
Target Konsep: Penggunaan Air Garam sebagai Sakelar Otomatis Ketinggian Air (Liquid Level Sensor).
Alat Utama: Baterai, Kabel Jepit Buaya, Buzzer Aktif 5V, Gelas Plastik Bening, Air, Garam Dapur, Sedotan/Sumpit.
Modul 3: Konduktor & Sakelar · Sesi 37 · Aktivitas 30 menit bersama Ayah/Ibu di rumah.
Structure & Timeline Sesi (30 Menit)
1. Pembuka & Skrip Dongeng (7 Menit)
(Siapkan gelas bening kosong dan wadah berisi air garam. Ini menggabungkan minatnya pada eksperimen cairan dan sirine!)
Ayah/Ibu:
"Profesor! Kota Lego berada di dekat sungai besar. Kalau hujan deras datang dan air sungai meluap tinggi, warga Lego bisa kebanjiran saat tidur!
Kota Lego butuh Sirine Detektor Banjir Otomatis! Begitu air menyentuh kabel rahasia di atas gelas... BEEP! BEEP! Sirine akan berbunyi memberi tahu warga. Ayo kita uji kinerjanya!"
2. Eksekusi Proyek & Misi (15 Menit)
Misi: Memasang Sensor Ketinggian Air Sederhana.
Tempelkan dua kabel jepit buaya (ujung terkelupas/terbuka) di bagian dinding atas dalam gelas plastik kosong (sejajar pada ketinggian 3/4 gelas).
Hubungkan kabel tersebut ke Rangkaian Baterai + Buzzer Aktif.
- Simulasi Banjir:
- Minta anak menuangkan air garam pelan-pelan ke dalam gelas (kegiatan pouring & kinestetik).
- Saat permukaan air masih di bawah → Buzzer diam.
- Saat permukaan air naik dan menyentuh kedua ujung kabel di atas → Air garam menyambungkan sirkuit → BZZZT! Buzzer berbunyi nyaring!
Minta anak menyedok/mengurangi airnya kembali → Suara sirine mati secara otomatis.
3. Selebrasi & Beres-Beres (5 Menit)
Lap sisa air garam dan keringkan kabel buaya.
"Hebat! Warga Kota Lego selamat dari banjir berkat sirine buatan Profesor!"